add_action( 'wp_footer', 'delay_gtag_script' ); function delay_gtag_script() { ?>

Informasi Penting Jelang Ujian SMUP Mandiri 2026 bagi Peserta

Informasi Penting Jelang Ujian SMUP Mandiri 2026 bagi Peserta Informasi Penting Jelang Ujian SMUP Mandiri 2026 bagi Peserta

BANDUNG — Universitas Padjadjaran (Unpad) akan menyelenggarakan Ujian Mandiri Seleksi Masuk Universitas Padjadjaran (SMUP) pada Rabu (10/06) besok. Pelaksanaan ujian tersebut akan diselenggarakan sebanyak dua sesi secara daring dan diperuntukkan hanya bagi peserta yang tidak memiliki nilai UTBK.

Sebelum pelaksanaan ujian, para peserta SMUP telah mengikuti tahap simulasi dan verifikasi perangkat ujian pada Senin, 08/06. Langkah ini dilakukan guna memastikan kesiapan teknis dan lokasi ujian peserta sama persis seperti saat simulasi.

“Seleksi Mandiri Skema Ujian diperuntukkan hanya bagi peserta yang tidak memiliki nilai UTBK 2026, sehingga peserta yang juga memiliki nilai UTBK 2026 penentuan kelulusannya tetap hanya berdasarkan nilai UTBK tersebut. Peserta yang telah dinyatakan diterima di SNBP juga tidak akan diikutkan dalam proses seleksi mandiri Unpad ini,” ujar Irma Nuraini, S.Si., MT., Sekretaris Direktorat Akademik Unpad dalam acara daring pada Senin, 08/06.

Durasi dan Spesifikasi Perangkat Ujian

Anggota Bidang Pelaksanaan Ujian Online SMUP, Rafly Chalil, S.Si., menyampaikan bahwa waktu pelaksanaan ujian dilakukan selama 195 menit. Untuk mengikuti ujian ini, peserta wajib menyiapkan sejumlah perangkat teknis, antara lain:

  • Laptop atau PC dengan OS Windows yang sudah terinstal aplikasi ujian SMUP.
  • Webcam dan mikrofon yang berfungsi dengan baik.
  • Smartphone dengan kamera dan mikrofon aktif untuk pengawasan.
  • Koneksi internet dengan kecepatan minimal 10 Mbps. Jika menggunakan skema tethering, wajib menyediakan kuota data minimal 4 GB yang tidak terpakai oleh aplikasi lain.

Tata Tertib Selama Ujian

Selama ujian berlangsung, peserta diwajibkan berada di dalam ruangan tertutup sendirian, berpakaian rapi dan sopan, serta menyiapkan kartu tanda peserta ujian. Peserta hanya diperbolehkan menggunakan alas tulis plastik transparan dan spidol non-permanen.

Sebaliknya, peserta dilarang keras menggunakan kaos oblong, mengenakan masker penutup wajah, memakai headset/earphone, serta makan atau minum selama ujian berlangsung.

“Selama ujian berlangsung peserta tidak diperkenankan untuk mematikan kamera, tidak membuka aplikasi lain untuk menghindari akun terblokir, tidak merekam soal ujian, serta tidak diperkenankan untuk berbicara kepada siapapun di sekitar. Pastikan manual dan panduan pelaksanaan ujian yang telah tersedia di laman SMUP bisa dibaca secara seksama untuk mengurangi kendala yang terjadi saat ujian berlangsung,” jelas Rafly.