Presiden Prabowo Subianto menghadiri pembukaan Musyawarah Nasional (Munas) XVIII Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) di Bandar Lampung pada (10/06). Dalam acara yang berlangsung khidmat tersebut, sebuah momen pidato dari Kepala Negara mendadak viral di media sosial akibat kekeliruan perhitungan matematika sederhana.
Momen unik yang terekam dalam tangkapan layar akun X @txtdrimedia menunjukkan momen saat Presiden tengah mencocokkan tanggal pelaksanaan acara. Prabowo bermaksud menjumlahkan angka tanggal dan bulan pelaksanaan Munas untuk mencari kecocokan angka yang baik bagi organisasi pengusaha muda tersebut.
Secara verbatim, Prabowo Subianto menyatakan dalam pidatonya: "tgl 10 juni 2026" "ini kalau dijumlahlin angka baik" "10 juni. junikan bulan ke 6 ya" "jadi kalau 10+6 =17". Kekeliruan hasil penjumlahan yang seharusnya bernilai 16 tersebut langsung memicu gemuruh tepuk tangan dari para audiens yang hadir di ruangan.
"tgl 10 juni 2026"
— txtdrimedia (@txtdrimedia) June 10, 2026
"ini kalau dijumlahin angka baik"
"10 juni. junikan bulan ke 6 ya"
"jadi kalau 10+6 =17"
DAN AUDIENCENYA TEPUK TANGAN pic.twitter.com/wjb8TxHC3G
Kedekatan Hubungan Presiden dengan Kader HIPMI
Di luar momen salah hitung yang viral tersebut, Presiden Prabowo menegaskan bahwa dirinya memiliki hubungan historis yang cukup erat dengan HIPMI. Ia menilai kedekatan yang terjalin selama bertahun-tahun membuatnya sangat memahami karakter para kader dan pengurus organisasi.
Oleh karena itu, Kepala Negara mengingatkan seluruh anggota organisasi agar tetap menjalankan kegiatan secara profesional dan sesuai aturan yang berlaku. Ia juga menyelipkan candaan mengenai kebiasaan para tokoh senior HIPMI yang telah lama dikenalnya dengan baik.
Presiden meminta para pengusaha muda tidak melakukan tindakan yang dapat merugikan organisasi maupun iklim dunia usaha di tanah air. Ia menaruh harapan besar agar HIPMI terus konsisten mengambil peran strategis dalam memperkuat stabilitas ekonomi nasional.
Agenda Strategis dan Kandidat Ketua Umum BPP HIPMI
Munas XVIII HIPMI sendiri dijadwalkan berlangsung selama dua hari penuh, yakni pada tanggal (10/06) hingga (11/06). Forum berskala nasional ini mengangkat tema besar “Sinergi Pengusaha Muda Membangun Kekuatan Ekonomi Nasional”.
Berdasarkan data resmi panitia penyelenggara, kegiatan ini dihadiri oleh lebih dari 2.000 peserta dari berbagai daerah. Turut hadir dalam pembukaan sejumlah menteri Kabinet Merah Putih, pengurus aktif, serta jajaran mantan ketua umum HIPMI.
Terdapat tiga agenda utama yang menjadi fokus pembahasan para peserta dalam forum strategis ini, antara lain:
- Memilih Ketua Umum Badan Pengurus Pusat (BPP) HIPMI untuk periode kepengurusan masa bakti selanjutnya.
- Membahas dan menetapkan sejumlah usulan perubahan AD/ART organisasi demi penyempurnaan roda institusi.
- Menyusun langkah-langkah strategis jangka panjang untuk mendorong pertumbuhan sektor kewirausahaan di Indonesia.
Pada bursa pemilihan ketua umum periode baru ini, terdapat empat nama kader terbaik yang resmi maju sebagai kandidat. Nama-nama calon tersebut meliputi Reynaldo Bryan, Ade Jona Prasetyo, Afi Kalla, dan Anthony Leong.