add_action( 'wp_footer', 'delay_gtag_script' ); function delay_gtag_script() { ?>

BKD Kabupaten Sidoarjo Resmi Ajukan 235 Formasi CPNS 2026 kepada Kementerian Menpan RB

Sidoarjo Resmi Ajukan 235 Formasi CPNS 2026 Sidoarjo Resmi Ajukan 235 Formasi CPNS 2026

Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kabupaten Sidoarjo telah mengusulkan sebanyak 235 formasi untuk penerimaan CPNS kepada Kementerian Menpan RB. Usulan tersebut resmi dikirimkan oleh pihak pemerintah daerah pada (31/03). Langkah ini diambil untuk memenuhi kebutuhan pegawai di lingkungan dinas setempat.

Kepala Bidang Pengadaan dan Pemberhentian BKD Kabupaten Sidoarjo, Farida Puspitasari SKom, menjelaskan bahwa keputusan final berada di tangan pemerintah pusat. Saat ini pihak daerah masih memantau perkembangan usulan tersebut.

“Daerah se Indonesia juga mengusulkan penerimaan CPNS tahun ini, kita masih menunggu jumlah pasti yang nanti akan disetujui oleh Kemenpan RB,” komentar Farida, Rabu (10/06). Pernyataan ini disampaikan untuk menanggapi ketidakpastian kuota final yang akan diterima daerah.

Berdasarkan rincian usulan, alokasi formasi dibagi menjadi tiga kategori utama demi mendukung jalannya roda pemerintahan. Pembagian kuota disesuaikan dengan skala prioritas dari masing-masing dinas.

Rincian Formasi Kebutuhan Pegawai

Rincian usulan kuota untuk penerimaan pegawai baru tersebut meliputi beberapa sektor kepegawaian. Pemerintah daerah membagi formasi ke dalam tiga kelompok prioritas pelayanan publik:

  • Formasi guru atau tenaga pendidik: 8 formasi.
  • Formasi tenaga kesehatan: 119 formasi.
  • Formasi tenaga teknis: 108 formasi.

Kuota untuk tenaga pendidik sengaja diusulkan dalam jumlah sedikit karena sebagian besar formasi telah terisi. Sektor tersebut sudah banyak dipenuhi pada tahun-tahun sebelumnya melalui program Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).

Sementara itu, formasi tenaga teknis diajukan lebih banyak karena Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di wilayah ini sangat membutuhkannya. Mengingat pengajuan dilakukan periode sekarang, besar kemungkinan tes seleksi juga digelar dalam waktu dekat.

“Kita masih menunggu petunjuk teknis yang pasti dari Kementerian PAN RB,” kata Farida. Pihak panitia daerah menegaskan bahwa persiapan pelaksanaan tes tetap mengacu pada arahan dari pusat.

Imbauan Persiapan dan Transparansi Seleksi

Farida menyarankan agar warga masyarakat setempat yang berminat mengikuti seleksi segera mempersiapkan segala dokumen persyaratan. Persiapan yang matang sejak awal dinilai sangat penting agar tidak terburu-buru saat pendaftaran resmi dibuka.

Selain itu, masyarakat juga diimbau keras untuk mewaspadai segala bentuk modus penipuan dari oknum tidak bertanggung jawab. BKD menjamin proses seleksi ini berjalan bersih dan transparan tanpa ada pungutan biaya.

“Jangan percaya itu, kalau punya bukti laporkan kepada kami, karena penerimaan CPNS 2026 ini gratis tanpa biaya,” ujar Farida. Dirinya mengingatkan warga agar tidak mudah tergiur janji manis dari pihak luar.

Penerimaan pegawai baru di wilayah ini sendiri tercatat terakhir kali dilaksanakan pada beberapa tahun silam karena adanya kebijakan moratorium. Setelah itu, pengisian kekosongan jabatan di instansi pemerintah lebih banyak memanfaatkan skema seleksi PPPK.