Umat Muslim yang hendak membayar utang puasa wajib memahami bacaan doa dan tata cara bersuci. Niat mandi sebelum puasa qadha Ramadhan menjadi bagian penting untuk mempersiapkan diri secara spiritual dan fisik.
Pembersihan diri ini bertujuan agar ibadah pengganti tersebut berjalan dengan sah dan penuh keberkahan. Selain itu, mandi sunah ini juga berfungsi menghilangkan hadas besar maupun kecil dari tubuh.
Bacaan Niat Mandi Sebelum Puasa Qadha Ramadhan dan Artinya
Umat Muslim dapat melafalkan bacaan ini pada malam hari sebelum masuk waktu fajar. Langkah ini disunnahkan untuk menyucikan jiwa dan raga demi kelancaran ibadah. Berikut adalah panduan lafal doa mandi sebelum puasa qadha Ramadhan:
نَوَيْتُ أَدَاءَ اْلغُسْلِ اْلمَسْنُوْنِ لِيْ فِيْ هَذِهِ اللَّيْلَةِ مِنْ رَمَضَانَ لله تَعَالَى
Nawaitu adâ’al ghuslil masnûni lî fî hadzihil lailatil min romadh lillâhi ta’âlâ.
Artinya: “Aku berniat menjalankan mandi yang disunnahkan kepadaku pada malam ini di bulan Ramadhan karena Allah Ta’ala.”
Makna dan Keutamaan Niat Mandi Bersuci
Lafal doa tersebut mencerminkan ungkapan niat yang tulus dari seorang hamba yang hendak membersihkan diri. Aktivitas mandi ini dilakukan agar benar-benar sesuai dengan tuntunan sunah pada bulan suci Ramadhan.
Secara definisi, mandi sunah adalah upaya membersihkan seluruh badan yang dilakukan sebagai bagian dari ritual ibadah. Tujuannya adalah menyucikan tubuh supaya hadas kecil maupun besar hilang sepenuhnya dari fisik seorang muslim.
Dalam konteks ibadah, niat mandi puasa qadha Ramadhan ini dilakukan semata-mata karena perintah Allah Ta’ala. Melalui pembersihan fisik ini, seorang muslim diharapkan bisa meraih keberkahan yang melimpah selama berpuasa.