Doa Agar Bayi Tidur Nyenyak dan Tidak Rewel

Ikuti Impresiupdate.id
+ ke sumber pilihan di Google

Orang tua dapat membaca doa agar bayi tidur nyenyak dan tidak rewel berikut. Lengkap dengan panduan ayat Al-Qur'an untuk menenangkan buah hati.

ORANG TUA dapat mengamalkan bacaan doa agar bayi tidur nyenyak dan tidak rewel saat anak menangis terus-menerus. Amalan ini menjadi pilihan religius ketika usaha fisik seperti mengganti popok dan memberi susu sudah terpenuhi. Langkah tersebut diambil guna memberikan ketenangan psikologis bagi anak dan ayah bunda.

Kondisi bayi yang rewel sering kali membuat pengasuh merasa bingung dan panik. Tangisan tersebut terkadang sulit dipahami karena anak belum bisa berkomunikasi secara langsung. Oleh karena itu, pendekatan spiritual melalui doa dinilai efektif membantu menenangkan suasana.

Para ulama telah merangkum sejumlah lafal dari Al-Qur’an dan kitab klasik untuk mengatasi masalah ini. Kutipan tersebut mengandung permohonan perlindungan kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala dari segala gangguan. Warga dapat menerapkan bacaan ini dalam kehidupan sehari-hari di rumah.

Daftar Bacaan Doa Penenang Bayi

Berikut adalah tiga pilihan doa penenang yang dapat dibaca oleh masyarakat saat menghadapi situasi tersebut:

Doa Keselamatan dari Segala Bahaya

Lafal ini bersumber dari kitab Al-Adzkar karya Imam Nawawi. Pengasuh disarankan membaca lafal ini sebanyak tiga kali secara konsisten.

بِسْمِ اللهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِ بِسْمِ اللهِ الَّذِيْ لَا يَضُرُّ مَعَ اسْمِهِ شَيْءٌ فِي الْأَرْضِ وَلَا فِي السَّمَآءِ وَهُوَ السَّمِيْعُ الْعَلِيْمُ

Teks Latin: Bismillâhirrahmânirrahîm. Bismillâhilladzî lâ yadlurru ma’a ismihi syaiun fil ardli wa lâ fis samâ`i wa huwas sami’ul ‘alîm.

Artinya: “Dengan menyebut asma Allah Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang. Dengan menyebut asma Allah, Dzat yang dengan asma-Nya, tidak akan bisa membahayakan apa pun yang ada di bumi dan langit. Dia Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui.”

Doa Permohonan Ketenangan Malam

Bacaan ini bertujuan agar anak dapat beristirahat dengan tenang pada malam hari. Kalimat di dalamnya mengandung permohonan agar malam menjadi redup dan mata segera terpejam.

اللَّهُمَّ غَارَتِ النُّجُومُ وَهَدَأَتِ الْعُيُونُ وَأَنْتَ حَيٌّ قَيُّومٌ لَا تَأْخُذُهٗ سِنَةٌ وَلَا نَوْمٌ يَا حَيُ?? يَا قَيُّومُ أَهْدِئْ لَيْلِيْ وَأَنِمْ عَيْنِي

Teks Latin: Allâhumma ghâratin nujûm wa hada’atil ‘uyûn, wa anta hayyun qayyûmun, lâ ta’khudzuhû sinatun wa lâ naum. Yâ hayyu, ya qayyûm, ahdi’ laylî wa anim ‘aynî.

Artinya: “Wahai Tuhan, bintang-bintang mengorbit, mata-mata terpejam, sedangkan Engkau Maha Hidup kekal lagi Maha Terjaga (terus menerus mengurus makhluk-Nya), tidak mengantuk dan tidak pula tidur. Wahai yang Maha Hidup dan Terjaga, redupkanlah malam, dan lelapkanlah mataku.”

Doa Perlindungan dari Gangguan Jin dan Setan

Keluarga dapat membaca Ayat Kursi yang terdapat dalam Al-Qur’an Surah Al-Baqarah ayat 255. Ayat ini diyakini memberikan benteng perlindungan yang kuat bagi bayi.

اَللّٰهُ لَآ اِلٰهَ اِلَّا هُوَۚ اَلْحَيُّ الْقَيُّوْمُ ەۚ لَا تَأْخُذُهٗ سِنَةٌ وَّلَا نَوْمٌۗ لَهٗ مَا فِى السَّمٰوٰتِ وَمَا فِى الْاَرْضِۗ مَنْ ذَا الَّذِيْ يَشْفَعُ عِنْدَهٗٓ اِلَّا بِاِذْنِهٖۗ يَعْلَمُ مَا بِยْنِ اَيْدِيْهِمْ وَمَا خَلْفَهُمْۚ وَلَا يُحِيْطُوْنَ بِشَيْءٍ مِّن_ عِلْمِهٖٓ اِلَّا بِمَا شَاۤءَۚ وَسِعَ كُرْسِيُّهُ السَّمٰوٰتِ وَالْاَرْضَۚ وَلَا يَـُٔوْدُهٗ حِفْظُهُمَاۚ وَهُوَ الْعَلِيُّ الْعَظِيْمُ

Teks Latin: Allahu laa ilaaha illa huwal hayyul qayyum. Laa ta’ khuzuhu sinatuwwala naum. Lahu maa fiss samaa waa ti wa maa fill ‘arz. Man zal lazi yashfa’u indahu illa biiznih. Ya’lamu maa baina aidiihim wa maa halfahum, wa laa yu hiituuna isyaim min ‘ilmihi illa bimaa syaa’. wasi’a kursiyyuhussamaa waati wal ‘arz. wa laa yauduhu hifdhuhuma wahuwal ‘aliyyul ‘azhim.

Artinya: “Allah, tidak ada tuhan selain Dia. Yang Mahahidup, Yang terus menerus mengurus (makhluk-Nya), tidak mengantuk dan tidak tidur. Milik-Nya apa yang ada di langit dan apa yang ada di bumi. Tidak ada yang dapat memberi syafaat di sisi-Nya tanpa izin-Nya. Dia mengetahui apa yang di hadapan mereka dan apa yang di belakang mereka, dan mereka tidak mengetahui sesuatu apa pun tentang ilmu-Nya melainkan apa yang Dia kehendaki. Kursi-Nya meliputi langit dan bumi. Dan Dia tidak merasa berat memelihara keduanya, dan Dia Mahatinggi, Mahabesar.”

Penerapan amalan ini sebaiknya dilakukan dalam keadaan suci dan penuh kekhusyukan. Selain membaca doa, orang tua juga wajib memeriksa kondisi fisik bayi secara berkala. Kolaborasi antara ikhtiar medis dan spiritual diharapkan dapat menjaga kesehatan sang anak.

TOPIK