UMAT Islam dianjurkan untuk mengamalkan doa ziarah makam orang tua saat mendatangi pemakaman. Amalan tersebut bertujuan memohonkan ampunan bagi mendiang sekaligus menjadi pengingat kematian bagi peziarah.
Ziarah kubur memiliki banyak keutamaan bagi kaum muslimin maupun bagi mendiang. Rasulullah SAW menganjurkan ibadah ini karena dapat mengingatkan manusia pada kehidupan akhirat.
Kiriman doa dari keluarga yang masih hidup dapat menjadi cahaya bagi ahli kubur. Kegiatan spiritual ini sekaligus menjadi bentuk bakti nyata seorang anak kepada orang tuanya.
Adab dan Tata Cara Ziarah Kubur
Masyarakat perlu memperhatikan tata krama sebelum melafalkan doa di area pemakaman. Berikut adalah adab ziarah kubur sesuai dengan syariat Islam:
- Mengucapkan salam saat memasuki pintu gerbang area pemakaman umum.
- Menghadapkan badan ke arah kiblat sewaktu mendoakan jenazah.
- Menghindari perbuatan syirik seperti meminta berkah kepada orang mati.
- Berdoa dengan khusyuk serta tidak meratap secara berlebihan.
- Tidak melangkahi, menginjak, atau duduk di atas gundukan makam.
- Mengenakan pakaian yang sopan, bersih, dan menutup aurat dengan sempurna.
- Membersihkan area sekitar makam dari rumput liar atau sampah secara wajar.
Bacaan Doa Ziarah Kubur Orang Tua
Peziarah dapat membaca rangkaian doa yang diajarkan oleh Rasulullah SAW. Rangkaian tersebut meliputi salam pembuka, doa jenazah umum, dan doa khusus orang tua.
1. Salam Memasuki Pemakaman
السَّلَامُ عَلَيْكُمْ أَهْلَ الدِّيَارِ مِنَ الْمُؤْمِنِينَ وَالْمُسْلِمِينَ وَإِنَّا إِنْ شَاءَ اللهُ بِكُمْ لَلَاحِقُونَ أَسْأَلُ اللهَ لَنَا وَلَكُمُ الْعَافِيَةَ
Teks Latin: Assalamu’alaikum ahlad-diyaari minal-mu’miniin wal-muslimiin, wa innaa insyaa Allaahu bikum laahiqoon, nas’alullaaha lanaa wa lakumul ‘aafiyah.
Artinya: “Salam sejahtera bagi kalian wahai penghuni kubur dari kaum mukminin dan muslimin. Sesungguhnya kami insya Allah akan menyusul kalian. Kami memohon kepada Allah keselamatan bagi kami dan bagi kalian.” (HR. Muslim)
2. Doa Pengampunan Jenazah
اللَّهُمَّ اغْفِرْ لَهَا وَارْحَمْهَا وَعَافِهَا وَاعْفُ عَنْهَا وَأَكْرِمْ نُزُلَهَا وَوَسِّعْ مُدْخَلَهَا وَاغْسِلْهَا بِالْمَاءِ وَالثَّلْجِ وَالْبَرَدِ وَنَقِّهَا مِنَ الْخَطَايَا كَمَا نَقَّيْتَ الثَّوْبَ الأَبْيَضَ مِنَ الدَّنَسِ وَأَبْدِلْهَا دَارًا خَيْرًا مِنْ دَارِهَا وَأَهْلاً خَيْرًا مِنْ أَهْلِهَا وَزَوْجًا خَيْرًا مِنْ زَوْجِهَا وَأَدْخِلْهَا الْجَنَّةَ وَأَعِذْهَا مِنْ عَذَابِ الْقَبْرِ أَوْ مِنْ عَذَابِ النَّارِ
Teks Latin: Allahummaghfir lahu warhamhu wa ‘afihi wa’fu ‘anhu, wa akrim nuzulahu, wa wassi’ madkhalahu, waghsilhu bilmaa-i wats tsalji wal barad, wa naqqihi minal khathaayaa kamaa yunaqqats tsaubul abyadhu minad danas, wa abdilhu daaran khairan min daarihi, wa ahlan khairan min ahlihi, wa adkhilhul jannah, wa a’idzhu min ‘adzaabil qabri wa ‘adzaabin naar.
Artinya: “Ya Allah, ampunilah dia, rahmatilah dia, selamatkanlah dia, maafkanlah dia, muliakan tempat tinggalnya, lapangkan kuburannya, bersihkan dia dengan air, salju, dan embun, serta bersihkan dia dari segala kesalahan sebagaimana kain putih yang dibersihkan dari noda. Gantilah rumahnya dengan rumah yang lebih baik, keluarganya dengan yang lebih baik, dan masukkanlah dia ke dalam surga. Lindungilah dia dari siksa kubur dan siksa neraka.” (HR. Muslim)
3. Doa Khusus untuk Orang Tua
رَبِّ اغْفِرْ لِيْ وَلِوَالِدَيَّ وَارْحَمْهُمَا كَمَا رَبَّيَانِيْ صَغِيْرَا
Teks Latin: Rabbighfir lii wa liwaalidayya warhamhuma kamaa rabbayaanee shaghiraa.
Artinya: “Ya Rabb, ampunilah aku dan kedua orang tuaku, serta kasihilah mereka sebagaimana mereka mengasihiku saat kecil.” (QS. Al-Isra’: 24)
Penerapan adab dan bacaan doa yang benar membuat ritual ziarah berjalan khusyuk. Amalan ini diharapkan dapat mengalirkan pahala tanpa putus bagi orang tua di alam kubur.
