Home > Gaya Hidup

Mengganti Karbohidrat dengan Kacang-kacangan Membantu Mengontrol Kadar Gula Darah

Studi ini juga meneliti bagaimana konsumsi kacang mempengaruhi pembekuan darah dan kadar kolesterol LDL, yang sering disebut sebagai kolesterol jahat.
Unsplash+
Unsplash+

Para peneliti di Universitas Toronto telah menemukan potensi perubahan pola makan yang dapat bermanfaat bagi penderita diabetes tipe 2. Studi mereka menunjukkan bahwa mengganti karbohidrat dengan kacang-kacangan dapat membantu mengontrol kadar gula darah.

Kacang-kacangan, yang dikenal karena cangkangnya yang keras dan bijinya yang dapat dimakan, mencakup varietas seperti almond, kacang Brazil, kacang mete, hazelnut, pecan, kacang pinus, pistachio, walnut, dan kacang tanah.

Buah-buahan kering sederhana ini telah lama dikenal karena manfaat kesehatannya, termasuk pengelolaan berat badan dan perlindungan terhadap penyakit kronis.

Dalam penelitian terbarunya, tim Toronto secara khusus mengeksplorasi dampak kacang-kacangan sebagai sumber lemak tak jenuh terhadap risiko penyakit jantung dan pengendalian gula darah pada individu penderita diabetes.

Studi ini juga meneliti bagaimana konsumsi kacang mempengaruhi pembekuan darah dan kadar kolesterol LDL, yang sering disebut sebagai kolesterol ‘jahat’.

Penelitian ini melibatkan 117 pria dan wanita lanjut usia, semuanya mengelola diabetes tipe 2 mereka dengan obat penurun glukosa oral. Peserta dibagi menjadi tiga kelompok diet selama periode tiga bulan.

Kelompok pertama mengikuti “diet kacang dosis penuh”, dengan mengonsumsi 75 gram kacang campur setiap hari.

Kelompok kedua mengonsumsi tiga muffin gandum utuh dengan total 188 gram per hari, yang dirancang untuk mencocokkan kandungan protein kacang-kacangan dan kandungan energi karbohidrat dengan energi lemak tak jenuh tunggal dalam kacang-kacangan.

Kelompok ketiga mengonsumsi “diet kacang setengah dosis”, yang mencakup setengah porsi kacang-kacangan dan muffin.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa diet kacang dosis penuh meningkatkan asupan energi dari lemak tak jenuh tunggal lebih banyak dibandingkan diet muffin.

Yang penting, peserta yang melakukan diet kacang dosis penuh juga mengalami kadar gula darah yang lebih rendah dan penurunan kolesterol LDL yang signifikan dibandingkan dengan mereka yang melakukan diet muffin.

Temuan ini menunjukkan bahwa pola makan kaya kacang-kacangan dapat membantu meningkatkan kontrol gula darah dan kadar kolesterol, sehingga berpotensi mengurangi risiko penyakit jantung pada penderita diabetes tipe 2.

Namun, para peneliti mencatat bahwa tidak semua kacang-kacangan menawarkan manfaat kesehatan yang sama. Misalnya, kacang almond sangat tinggi kalsium dan nutrisi penting lainnya.

Kacang pecan adalah sumber serat makanan yang baik, yang membantu pencernaan, sedangkan kacang macadamia kaya akan lemak tak jenuh tunggal yang sehat yang dapat membantu menjaga kadar kolesterol sehat.

Kacang kenari terkenal dengan kandungan asam alfa-linolenatnya yang tinggi, asam lemak esensial omega-3 yang bermanfaat bagi kesehatan jantung.

Meskipun penelitian ini memberikan temuan yang menjanjikan, salah satu peserta yang menjalani diet kacang setengah dosis mengalami masalah irama jantung setelah melakukan aktivitas fisik, meskipun tidak ada efek samping serius lainnya yang dilaporkan terkait dengan penelitian tersebut.

Hal ini menggarisbawahi perlunya penilaian individu terhadap perubahan pola makan, terutama bagi mereka yang memiliki kondisi kesehatan tertentu.

Para peneliti menyimpulkan bahwa mengganti karbohidrat dengan kacang-kacangan menghasilkan kontrol gula darah dan kolesterol yang lebih baik pada penderita diabetes.

Mereka juga menyarankan agar penelitian di masa depan harus mengeksplorasi bagaimana berbagai jenis kacang-kacangan secara khusus dapat memberikan manfaat bagi penderita diabetes dalam berbagai cara.

Diterbitkan dalam jurnal Diabetologia, penelitian oleh David JA Jenkins dan rekannya menambah semakin banyak bukti bahwa pola makan memainkan peran penting dalam mengelola diabetes tipe 2 dan menunjukkan bahwa memasukkan berbagai jenis kacang-kacangan ke dalam pola makan bisa menjadi bagian strategis dalam mengelola diabetes tipe 2.

× Image