Home > Gaya Hidup

Cukup dengan Alat Sederhana dan Perubahan Gaya Hidup Bisa Kendalikan Diabetes Secara Efektif

Pengobatan terbaik adalah pengobatan yang dapat diikuti dan dijalani pasien dalam jangka panjang.
Continuous Glucose Monitor/CGM (niddk.nih.gov)
Continuous Glucose Monitor/CGM (niddk.nih.gov)

Banyak penderita diabetes tipe 2 berhenti minum obat dalam tahun pertama, sehingga membahayakan kesehatan mereka.

Faktanya, hampir 40% pasien yang baru didiagnosis menghentikan pengobatan mereka terlalu cepat.

Kini, tim ahli diabetes di UVA Health menawarkan pendekatan baru untuk membantu orang mengelola diabetes mereka dengan cara yang terasa lebih mudah dan berkelanjutan.

Dalam sebuah makalah baru, para peneliti menekankan pentingnya bekerja sama dengan pasien untuk menemukan rencana pengobatan yang sesuai dengan gaya hidup dan preferensi mereka.

"Pengobatan terbaik adalah pengobatan yang dapat diikuti dan dijalani pasien dalam jangka panjang," tulis para penulis.

Dr. Daniel J. Cox, salah satu penulis dan ahli diabetes di UVA Center for Diabetes Technology, mengatakan bahwa keberhasilan datang ketika pasien secara pribadi terlibat dalam pilihan pengobatan mereka.

"Tidak ada yang berhasil jika tidak diikuti," jelasnya. "Namun, hampir semua pendekatan dapat membantu jika orang tersebut menjalaninya seumur hidup."

Makalah tersebut mendorong para dokter untuk mencari pengobatan selain pengobatan tradisional seperti Metformin.

Misalnya, beberapa pasien mungkin mendapat manfaat dari penggunaan continuous glucose monitor/CGM (monitor glukosa berkelanjutan).

Perangkat kecil ini menempel di kulit dan menunjukkan kadar gula darah secara langsung di telepon pintar.

Versi baru yang dijual bebas kini tersedia, sehingga lebih terjangkau dan mudah didapatkan.

Pilihan lain adalah obat agonis reseptor GLP-1, seperti Ozempic, yang menjadi populer sebagian karena membantu orang menurunkan berat badan—manfaat utama untuk pengendalian gula darah.

Namun, pengobatan bukanlah satu-satunya jawaban. Dr. Cox mengembangkan program gaya hidup yang disebut GEM (Glucose Everyday Matters).

Pendekatan ini membantu orang menghindari lonjakan gula darah dengan membuat pilihan makanan yang cerdas dan berolahraga tepat waktu.

Program ini dirancang agar "tidak terlalu menuntut" dibandingkan program lain, dan telah menunjukkan hasil yang luar biasa: dalam satu penelitian, dua pertiga peserta berhasil menyembuhkan diabetes mereka menggunakan GEM.

Cox sendiri telah berhasil menjaga diabetesnya tetap dalam remisi selama 15 tahun menggunakan program tersebut.

GEM bukan hanya tentang mengurangi gula dan karbohidrat. Ini mengajarkan orang-orang tentang bagaimana makanan yang berbeda memengaruhi gula darah mereka, dan mendorong perubahan kecil seperti "kurangi duduk dan perbanyak melangkah."

Tujuannya adalah untuk membangun rutinitas yang meningkatkan kesehatan dan energi secara keseluruhan sekaligus mengurangi risiko penyakit jangka panjang lainnya.

Dr. Cox saat ini sedang menjalankan uji klinis besar dengan orang-orang yang didiagnosis menderita diabetes dalam dua tahun terakhir, menguji seberapa baik pendekatan GEM bekerja.

Penelitian ini menunjukkan bahwa dengan alat, dukungan, dan perubahan gaya hidup yang tepat, penderita diabetes dapat mengendalikan diri—dan bahkan membuat penyakit tersebut sembuh.

× Image