Pernah gak sih kamu ngerasa hari kamu mendadak suram cuma karena denger satu komentar negatif atau ejekan dari orang sekitar? Menghadapi orang toksik yang hobi menjatuhkan mental di tempat kerja atau lingkungan kuliah memang melelahkan banget ya, Babes. Rasanya ingin membalas, tapi malah bikin kita ikutan lelah sendiri.
Kalau kamu lagi berada di fase ini, coba deh intip cara santai Presiden Prabowo Subianto dalam menghadapi para pembenci (haters).
Respons Presiden Prabowo Soal Sering Diejek
Baru-baru ini, jagat lini masa X (Twitter) ramai membicarakan potongan video dan kutipan bijak dari RI 1 terkait bagaimana beliau menyikapi perundungan (bullying) yang kerap menerpanya. Alih-alih emosi atau membalas dengan kemarahan, Presiden Prabowo justru memberikan respons yang sangat adem dan menenangkan.
“Enggak apa-apa diejek. Jangankan kamu, saya sering diejek, tapi sekarang… Presiden pun sering diejek, enggak apa-apa.” ujarnya santai.
Pernyataan singkat ini langsung viral dan memicu banyak diskusi positif di kalangan netizen. Banyak yang merasa tertampar sekaligus termotivasi oleh cara pandang beliau.
Mengapa Sikap “Cuek” Itu Penting untuk Mental Health?
Dari ucapan Presiden Prabowo, kita bisa belajar satu hal penting tentang adult bullying atau drama kehidupan sehari-hari.
Kita tidak akan pernah bisa mengontrol mulut orang lain, tapi kita punya kuasa penuh untuk mengontrol respons diri kita sendiri.
Bagi kita yang sedang merintis karier atau berjuang di masa perkuliahan, mendengarkan semua omongan negatif orang lain hanya akan menguras energi batin. Menanggapi ejekan justru membuat si perundung merasa “menang” karena berhasil merusak hari kita.
Cara terbaik untuk membalas ejekan bukanlah dengan adu argumen yang melelahkan, melainkan dengan pembuktian kualitas diri. Bayangkan, seorang Prabowo Subianto yang sudah kenyang diejek dan dijatuhkan selama bertahun-tahun, kini membuktikannya dengan berdiri sebagai orang nomor satu di Indonesia.
Jadi, kalau hari ini ada rekan kerja yang meremehkan usahamu, atau ada teman kuliah yang melontarkan kalimat toxic, pinjam saja prinsip dari Presiden kita: “Enggak apa-apa diejek, yang penting kita terus melangkah.”
Fokus saja pada impianmu, sayangi kesehatan mentalmu, dan biarkan energimu habis untuk hal-hal yang bikin kamu berkembang, bukan untuk meratapi lisan orang lain yang tak berharga.