add_action( 'wp_footer', 'delay_gtag_script' ); function delay_gtag_script() { ?>

Apa Itu Sekolah Maung: Program Baru Besutan Tokoh Dedi Mulyadi

Apa Itu Sekolah Maung Apa Itu Sekolah Maung

Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat mulai membuka pendaftaran daring untuk program Sekolah Maung pada (25/05). Program inovatif yang digagas oleh Dedi Mulyadi ini mentransformasikan sekolah negeri favorit menjadi pusat pendidikan khusus siswa berprestasi. Kebijakan teranyar ini meniadakan sistem zonasi tradisional demi menyaring potensi terbaik anak didik.

Pemerintah mengalokasikan seluruh kuota masuk sepenuhnya melalui jalur prestasi untuk membangun ekosistem yang kompetitif. Langkah strategis ini bertujuan memberikan ruang yang lebih luas bagi siswa berpotensi dari berbagai pelosok daerah. Sebanyak 41 sekolah percontohan dilibatkan, mencakup 28 SMA Negeri dan 13 SMK Negeri di wilayah tersebut.

Program percontohan ini tidak mengubah nama asli identitas sekolah, seperti contohnya SMAN 3 Bandung yang tetap mempertahankan namanya. Sekolah tersebut hanya akan mendapatkan label khusus sebagai bagian dari ekosistem binaan ini.

Apa Itu Sekolah Maung?

Sekolah Maung merupakan program transformasi sekolah negeri unggulan di Jawa Barat menjadi pusat pendidikan berbasis karakter dan prestasi. Nama “Maung” sendiri merupakan akronim dari Manusia Unggul yang merepresentasikan keberanian, ketangguhan, serta kekuatan karakter masyarakat Sunda.

Fokus utama program ini tidak hanya mengejar nilai akademik, tetapi juga membentuk karakter berbasis budaya lokal melalui nilai Pancawaluya. Nilai tersebut meliputi prinsip penumbuhan karakter siswa, yaitu cageur (sehat), bageur (baik), bener (benar), pinter (pintar), dan singer (mahir).

Khusus untuk jenjang SMK, program ini menerapkan kebijakan magang atau praktik kerja industri selama satu tahun penuh. Durasi magang yang lebih panjang ini diharapkan mampu memberikan pengalaman nyata serta menyelaraskan kompetensi siswa dengan kebutuhan dunia industri.

Untuk menjaga keadilan akses, Pemerintah Provinsi Jawa Barat menyiapkan langkah mitigasi bagi warga sekitar yang gagal dalam proses seleksi. Mereka akan diarahkan ke sekolah swasta mitra secara gratis dengan pembiayaan penuh dari anggaran pemerintah daerah.

Jalur dan Mekanisme Seleksi Masuk

Proses seleksi penerimaan siswa baru dalam program ini berjalan transparan melalui tiga jalur utama yang dirancang untuk mengakomodasi keberagaman bakat. Berikut adalah rincian pembagian kuota jalur seleksi masuk Sekolah Maung:

  • Jalur Kompetensi Akademik (Kuota 70 Persen): Seleksi berdasarkan nilai rapor semester 1 sampai 5 dengan rata-rata minimal 85 serta wajib lulus Tes Kompetensi Akademik.
  • Jalur Non-Akademik (Kuota 20 Persen): Ditujukan bagi siswa berprestasi di bidang olahraga, seni, organisasi, kepramukaan, hingga inovasi teknologi.
  • Jalur Potensi Akademik (Kuota 10 Persen): Disediakan khusus untuk siswa yang memiliki skor IQ di atas 130 berdasarkan hasil tes psikolog bersertifikat.

Melalui pembagian kuota seleksi ini, keberhasilan peserta didik tidak lagi diukur dari pencapaian nilai lembar ujian akademik semata. Pemerintah Provinsi Jawa Barat berharap program inovatif ini mampu menjadi motor penggerak mutu pendidikan yang inklusif, adil, serta berdaya saing tinggi di masa depan.