Terlalu Banyak Kopi Meningkatkan Risiko Kematian Penderita Tekanan Darah Tinggi Parah

Sebuah penelitian baru-baru ini menemukan bahwa minum dua cangkir kopi atau lebih sehari dapat menggandakan risiko kematian akibat penyakit jantung pada orang yang memiliki tekanan darah sangat tinggi.
Kondisi ini, yang dikenal sebagai hipertensi berat, berarti memiliki tekanan darah 160 di atas 100 mm Hg atau lebih tinggi.
Para peneliti mempelajari lebih dari 18.000 orang dewasa di Jepang, termasuk sekitar 6.570 pria dan 12.000 wanita, berusia 40 hingga 79 tahun.
Mereka mengamati bagaimana kebiasaan minum kopi dan teh hijau memengaruhi kesehatan dari waktu ke waktu.
Penelitian tersebut menunjukkan bahwa orang dengan tekanan darah tinggi parah yang minum dua cangkir kopi atau lebih setiap hari memiliki risiko dua kali lipat kematian terkait jantung dibandingkan dengan orang dengan tekanan darah yang sama yang tidak minum kopi.
Namun, risiko yang sama tidak terlihat pada orang yang hanya minum satu cangkir kopi sehari, atau mereka yang minum teh hijau secara teratur.
Meskipun kedua minuman tersebut mengandung kafein, hanya asupan kopi yang tinggi yang tampaknya meningkatkan risiko pada orang dengan hipertensi berat.
Para peneliti percaya bahwa kafein dapat menimbulkan efek berbahaya saat tekanan darah sudah sangat tinggi.
Meskipun kafein dapat memberikan beberapa manfaat kesehatan—seperti meningkatkan kewaspadaan, suasana hati, dan mungkin menurunkan risiko beberapa penyakit—kafein yang dikonsumsi terlalu banyak dapat meningkatkan tekanan darah, menyebabkan kecemasan atau jantung berdebar-debar, dan mengganggu tidur.
Efek ini dapat sangat berbahaya bagi penderita hipertensi berat.
Di sisi lain, teh hijau dapat memberikan manfaat perlindungan jantung tanpa risiko yang sama.
Salah satu alasannya adalah adanya polifenol—senyawa alami dalam tanaman yang memiliki efek antioksidan dan antiradang.
Senyawa ini dapat membantu mengurangi kerusakan pembuluh darah dan mendukung kesehatan jantung, bahkan pada orang dengan tekanan darah tinggi.
Penelitian sebelumnya menunjukkan bahwa minum satu cangkir kopi sehari dapat membantu orang yang pernah mengalami serangan jantung hidup lebih lama, dan bahkan dapat mengurangi risiko masalah jantung pada individu yang sehat.
Namun, bagi mereka yang memiliki tekanan darah sangat tinggi, kini tampaknya minum kopi terlalu banyak dapat lebih banyak menimbulkan bahaya daripada manfaat.
Jadi, apa yang dapat dilakukan orang dengan tekanan darah tinggi untuk melindungi jantung mereka?
Pertama, penting untuk memeriksa tekanan darah Anda secara teratur. Ini membantu Anda dan dokter memantau perubahan dan menyesuaikan pengobatan jika diperlukan.
Jika Anda mengonsumsi obat untuk tekanan darah tinggi, pastikan untuk mengikuti petunjuk dokter.
Melewatkan minum obat atau berhenti tiba-tiba dapat menyebabkan tekanan darah Anda naik dengan cepat.
Mengonsumsi makanan sehat juga berperan penting. Cobalah untuk mengonsumsi banyak buah, sayuran, biji-bijian utuh, protein rendah lemak seperti ikan atau ayam, dan lemak sehat seperti minyak zaitun atau kacang-kacangan.
Pada saat yang sama, kurangi garam, gula, dan lemak tidak sehat, yang dapat meningkatkan tekanan darah Anda.
Tetap aktif juga membantu. Berjalan kaki, bersepeda, atau olahraga sedang lainnya selama 30 menit hampir setiap hari dalam seminggu dapat menurunkan tekanan darah dan menjaga jantung Anda tetap kuat.
Mengelola stres melalui teknik relaksasi—seperti bernapas dalam, meditasi, atau yoga—juga dapat membuat perbedaan.
Jika Anda merokok, berhenti merokok adalah salah satu hal terbaik yang dapat Anda lakukan untuk jantung Anda.
Dan jika Anda minum alkohol, batasi konsumsinya—tidak lebih dari satu gelas per hari untuk wanita dan dua gelas untuk pria.
Secara keseluruhan, jika Anda memiliki tekanan darah tinggi yang parah, sebaiknya batasi asupan kopi dan konsultasikan dengan dokter tentang cara terbaik untuk mengelola kondisi Anda.
Teh hijau mungkin merupakan alternatif yang lebih aman dengan manfaat kesehatan tambahan.
Seperti biasa, buatlah keputusan berdasarkan kebutuhan kesehatan pribadi Anda dan bekerja samalah dengan penyedia layanan kesehatan Anda.
Penelitian ini dilakukan oleh Dr. Hiroyasu Iso dan rekan-rekannya serta dipublikasikan di Journal of the American Heart Association.
Penelitian ini melengkapi kumpulan penelitian yang membantu orang membuat pilihan yang tepat tentang pola makan, gaya hidup, dan kesehatan jantung mereka.