Beginilah Cara Baru Mengobati Kehilangan Penglihatan

Untuk penderita telangiektasia makula tipe 2 (MacTel), penyakit mata langka yang secara perlahan menghilangkan penglihatan sentral, belum pernah ada pengobatan yang disetujui—hingga saat ini.
Namun, sebuah studi baru menunjukkan bahwa implan bedah kecil yang dipasang di mata dapat membantu memperlambat hilangnya penglihatan.
Ini menandai langkah maju yang penting dalam melindungi penglihatan dan melawan penyakit mata yang merusak sel-sel saraf di retina.
Perangkat baru ini, yang disebut ENCELTO, diproduksi oleh Neurotech Pharmaceuticals dan telah diuji dalam dua uji klinis internasional yang dipimpin oleh para ilmuwan di Scripps Research dan Institut Kesehatan Nasional AS (NIH).
Dipublikasikan di NEJM Evidence, hasilnya menunjukkan bahwa implan tersebut membantu melestarikan sel-sel penginderaan cahaya di mata penderita MacTel.
Uji coba ini melibatkan 228 orang dan dipantau selama dua tahun. Penelitian ini berlangsung di 47 lokasi di seluruh dunia.
MacTel adalah penyakit yang berkembang lambat, biasanya muncul pada orang dewasa berusia sekitar 40 tahun ke atas.
Penyakit ini menyebabkan kerusakan pada fotoreseptor, sel-sel khusus di retina yang memungkinkan kita melihat detail halus, membaca, dan mengenali wajah.
Seiring waktu, sel-sel ini rusak, menyebabkan penglihatan kabur dan bintik buta.
Belum ada obat atau pengobatan yang disetujui—hingga ENCELTO disetujui oleh Badan Pengawas Obat dan Makanan AS (FDA) pada Maret 2025.
ENCELTO tidak seperti obat tetes mata atau suntikan. ENCELTO adalah implan kecil yang ditempatkan di bagian belakang mata melalui operasi.
Di dalam implan terdapat sel-sel yang dimodifikasi secara khusus yang terus-menerus melepaskan protein pelindung yang disebut CNTF.
Protein ini membantu menutrisi dan melindungi fotoreseptor agar dapat bertahan lebih lama.
Implan dirancang agar sel-sel di dalamnya tetap aman dari sistem kekebalan tubuh. Hal ini memungkinkan pengobatan bekerja untuk waktu yang lama tanpa penolakan.
Dalam dua uji coba, implan tersebut terbukti memperlambat kerusakan pada retina.
Dalam satu uji coba, tingkat kehilangan sel berkurang hampir 55%. Pada studi lainnya, angkanya berkurang sekitar 31%.
Perbedaan ini mungkin disebabkan oleh seberapa lanjut penyakit tersebut pada pasien yang berbeda.
Namun secara keseluruhan, kedua studi menunjukkan bahwa implan tersebut efektif.
Para ilmuwan juga mengamati seberapa baik orang dapat melihat dan melakukan tugas penglihatan.
Satu tes yang disebut mikroperimetri menunjukkan bahwa kehilangan penglihatan melambat, terutama pada kelompok di mana implan melindungi lebih banyak sel.
Kecepatan membaca dan sensitivitas terhadap cahaya menunjukkan hasil yang beragam—satu studi menunjukkan peningkatan sementara studi lainnya tidak.
Namun ketika para peneliti menggabungkan data dari kedua uji coba, manfaat keseluruhannya menjadi jelas.
Yang penting, implan tersebut efektif bahkan pada orang-orang yang berada pada stadium penyakit yang berbeda dan memiliki tingkat penglihatan yang berbeda.
Implan tersebut ditoleransi dengan baik, dengan sedikit efek samping, dan lebih bermanfaat ketika digunakan sebelum penyakit menyebabkan kerusakan yang terlalu parah.
Para ilmuwan sekarang berencana untuk memantau pasien lebih dari dua tahun untuk melihat apakah manfaatnya bertahan atau bahkan membaik.
Para peneliti juga ingin mempelajari mengapa beberapa orang mendapatkan hasil yang lebih baik daripada yang lain.
Memahami hal ini dapat membantu dokter mengidentifikasi pasien mana yang paling mungkin mendapatkan manfaat. Hal ini dapat menghasilkan hasil yang lebih baik lagi dengan mempersonalisasi perawatan.
Karena ENCELTO memberikan terapi protein langsung ke retina seiring waktu, terapi ini juga dapat bermanfaat untuk mengobati penyakit mata lainnya di masa mendatang.
Pendekatan perlindungan sel saraf dengan implan jangka panjang ini dapat membuka cara baru untuk mengobati kehilangan penglihatan dan kondisi terkait saraf lainnya di otak dan mata.
Studi ini merupakan terobosan besar bagi penderita MacTel. Studi ini menunjukkan bahwa melindungi sel retina sejak dini dapat membantu menjaga penglihatan lebih lama, sehingga memberikan kesempatan yang lebih baik bagi penderita untuk menikmati kehidupan sehari-hari.
Dengan penelitian lebih lanjut, implan mata kecil ini mungkin tidak hanya melindungi penglihatan—tetapi juga mengubah cara kita menangani berbagai gangguan otak dan mata.
Studi ini dipublikasikan di NEJM Evidence.